Selasa, 18 Agustus 2026

            

SOROT

Ketika Orangutan Kehilangan Hutan

Sekitar 7.845 hektare kebun kayu PT IFP dibangun di areal RO 11 yang ditetapkan sebagai area konservasi dalam FOLU Net Sink 2030.


Selasa, 04 Agustus 2026
Orangutan liar di Stasiun Penelitian Orangutan Tuanan, yang merupakan area program konservasi Yayasan BOS Mawas, Kalimantan Tengah. Dok BOSF/Annisa Dyah Puspitasari

Kebun Kayu Datang, Hutan Alam Sungai Gawing Hilang

Sejak perusahaan kebun kayu akasia itu beroperasi, warga desa mulai kehilangan akses terhadap hutan dan kualitas air sungai memburuk.


Senin, 03 Agustus 2026
Tampak dari ketinggian areal terbuka diduga akibat penebangan hutan alam di dalam konsesi PT IFP, pada Juli 2025. Sumber: Auriga Nusantara.

Beutong Ateuh Banggalang: Sudah Jatuh, Tertimpa IUP Tambang

Tambang emas datang ke Beutong Ateuh Banggalang saat luka akibat bencana Sumatera pada November 2025 belum kering.


Senin, 13 Juli 2026
Salah satu dusun yang tersapu banjir di Beutong Ateuh Banggalang pada Bencana Sumatra 2025. Foto: HAKA

Pengelolaan Hutan Harus Libatkan Masyarakat: FWI

Perlindungan hutan berbasis masyarakat, integritas data, dan akuntabilitas publik harus menjadi fondasi utama dalam upaya menekan laju kehilangan hutan di Indonesia.

Minggu, 05 April 2026
Kondisi hutan alam di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, yang masih bagus. Foto: Auriga Nusantara

18 Organisasi Desak PEFC Cabut Sertifikat Pembabat Hutan Borneo

Operasi PT Mayawana Persada dan PT INdustrial Forest Plantation telah membabat hutan tropis, merusak kawasan gambut, hingga menjadi biang kematian satwa, orang utan kalimantan (Pongo pygmaeus).

Jumat, 03 April 2026
Alat Berat milik PT Mayawana Persada melakukan land clearing di dekat hutan desa Padu Banjar, Kayong Utara, Kalimantan Barat. Foto: Richaldo Harianja/Mongabay

Warga Prigen: Wajah Arjuno Jangan Disiram Kebijakan Keras

Alih fungsi hutan Tretes Arjono-Welirang berpotensi mengubah lanskap yang berisiko menuai bencana.

Kamis, 02 April 2026
Ribuan warga Kecamatan Prigen, Pasuruan, melakukan aksi damai penolakan alih fungsi hutan Tretes untuk pembangunan real estate. Foto: Walhi Jatim.