Kamis, 23 Juli 2026

            

OPINI

Tambang Ilegal: Ismail Bolong dan Kerentanan Konflik Kepentingan

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) harus segera membuat sebuah aturan yang membatasi terjadinya konflik kepentingan.


Senin, 09 Januari 2023
Salah satu alat berat jenis excavator yang digunakan untuk aktivitas penambangan batu bara ilegal di Tahura Bukit Soeharto./Foto: Dokumentasi Gakkum LHK

Membaca Ulang Potensi Kerentanan Sumber Daya Alam

Hampir 94,8 persen atau sekitar 53 juta hektare penguasaan lahan berada di tangan korporasi, sementara penguasaan yang berada di tangan rakyat hanya 2,7 hektare.


Rabu, 07 Desember 2022
Warga membentangkan spanduk sebagai tanda protes terhadap aktivitas perusahaan tambang PT Kaltim Prima Coal di Kalimantan Timur. Foto: Istimewa

Menggarap Wilayah ‘Tak Bertuan’

Limbah domestik rumah tangga serasa luput dari pantauan. Limbah domestik rumah tangga tidak disebutkan sebagai salah satu sumber pencemar utama Sungai Bengawan Solo.


Senin, 05 Desember 2022
Prihatin dengan pencemaran Sungai Bengawan Solo, Bupati Blora H. Arief Rohman, melakukan peninjauan langsung aliran sungai di Desa Medalem, Blora./Foto: Info Publik.

Catatan untuk Eropa dan Indonesia dalam Penyelamatan Hutan Alam

Regulasi ini merupakan pintu masuk untuk mendorong negara-negara produsen, termasuk Indonesia untuk menghasilkan produk yang legal dan bebas deforestasi.

Rabu, 27 Juli 2022
Deforestasi di Kalimantan Tengah./Foto: Ario Tanoto

Kelola Konflik dengan Pendekatan Interaksi Gajah dan Manusia

Apalagi lebih dari 70 persen habitat kantong gajah berada di luar kawasan konservasi.

Kamis, 14 Juli 2022
Seekor gajah betina yang sedang sedang menyusui ditemukan mati tersengat listrik di Desa Koto Pait Beringin, Bengkalis, Riau, 10 Desember 2021./Foto: Dokumentasi BBKSDA Riau.

Skema 30x30: Ilusi Konservasi dan Ancaman Perampasan Wilayah Adat

Skema 30x30 dinilai mengancam wilayah masyarakat adat. Alih-alih melindungi keanekaragaman hayati dan mencegah memburuknya krisis iklim.

Jumat, 03 Juni 2022
Ksatria Awajun dari masyarakat adat Peru yang menempati Lembah Amazon. Foto: Itinkuy.com/Miguel Arreategui