Penderita terinfeksi corona meningkat dari tiga menjadi 17 pasien di Boven Digoel dalam sepekan terakhir. Begitu pula di Jayawijaya, dari empat menjadi 17 pasien. Di Biak Numfor, peningkatannya lebih fantastis lagi, yakni dari 31 menjadi 71 pasien hanya dalam rentang sepekan.
Di Boven Digoel, semua pasien positif terinfeksi corona merupakan para pekerja tambang. Mereka saat ini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke karena terbatasnya fasilitas kesehatan di Boven Digoel.
“Selasa nanti, ada pertemuan (untuk membahas penyebaran korona di lokasi pertambangan). Namun, kami sudah membantu pemeriksaan melalui rapid test (uji cepat) terhadap 600 orang di sana (lokasi pertambangan),” kata Jurubicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Papua Silwanus Soemoele, Sabtu (13/6/2020).
Dia mewanti-wanti pemerintah setempat, terutama kepada Boven Digoel yang jumlahnya pasien terinfeksi korona mereka melampaui Kabupaten Merauke. Soemoele meminta petugas di Boven Digoel lebih meningkatkan surveilans atau pemantauan terhadap masalah kesehatan dan mendeteksi penyebaran virus melalui uji cepat. “Pemerintah harus segera mengambil langkah taktis guna menyelesaikan persoalan Covid 19 di Boven digoel.” (*)





