-
Opini
Karpet Merah Menuju Kepunahan Satwa Liar Indonesia
Tanpa tekanan nyata terhadap pelaku utama, deforestasi akan terus berlangsung dalam siklus yang sama, sementara satwa liar kehilangan ruang hidupnya tanpa jeda.
-
Opini
Proyek Pangan Era Kolonial dan Kritik Dekolonial Lumbung Pangan
Proyek lumbung pangan mengabadikan hubungan subordinasi yang mengasingkan masyarakat adat dari tanahnya sendiri.
-
Opini
Wawancara Emil Salim: Krisis Lingkungan dan Tanggung Jawab Negara
Pembangunan dan kebijakan nasional harus memerhatikan dimensi moral dan etika, untuk menghindari krisis lingkungan.
-
Opini
Bioetanol dan Ilusi Solusi
Ketersediaan bahan baku yang belum stabil, infrastruktur industri yang masih terbatas, dan kebijakan pendukung yang belum konsisten membuat pengembangan bioetanol di...
-
Opini
Berhentilah Menyebutnya Transisi
Saat guncangan harga minyak akibat perang menyebar, Indonesia malah masih memperluas sistem yang justru diklaimnya telah ditinggalkan.
-
Opini
Longsor Bantargebang: Lalai Jakarta, Bekasi Celaka
Tragedi longsor bukit sampah di Bantargebang merupakan akumulasi pengelolaan yang cacat, terpaku pada proses menyingkirkan ("kumpul-angkut-buang") tanpa disertai red...
-
Opini
Deklarasi Jakarta: Ketika Negara Cukup Hadir Sampai Tepi Hutan
Sebagian masyarakat adat memilih mengisolasi diri secara sukarela demi mencegah etnosida di balik kanopi hutan.
-
Opini
Dari Kritik ke Jeruji; Pelajaran dari Kasus Delpedro Cs
Tulisan ini mengulas konteks dan kepentingan kekuasaan pemerintah dalam mengadili Delpedro cs, serta bagaimana merawat daya kritis kaum muda di tengah ancaman krimin...
-
Opini
Agreement on Reciprocal Trade RI–AS dan Masa Depan Hutan Kita
Janji perubahan atau sekadar bahasa diplomasi?
-
Opini
Menguji Prabowonomics
Indonesia membutuhkan cetak biru ekonomi yang koheren—yang mengendalikan oligarki, merancang ulang kekuatan fiskal, dan menghormati daya dukung planet.
BANNER IKLAN












