Senin, 26 Oktober 2026

            

Wamenko Hanif Sebut Manusia Biang Karhutla Dikoreksi

Berulangnya karhutla merupakan bencana ekologis akibat buruknya tata kelola sumber daya alam. 


Senin, 26 Oktober 2026
Kebakaran hutan dan lahan menjadi salah satu faktor penyumbang hilangnya tutupan hutan di seluruh dunia termasuk Indonesia. Foto: Auriga Nusantara.
Berita

Pemasok APP Sinarmas di Tengah Korporasi Api Biang Asap Singapura

Permasalahan asap ini seharusnya dilakukan dengan pendekatan penegakan hukum terhadap korporasi, bukan kedaulatan.


Minggu, 25 Oktober 2026
Kabut asap terlihat dari jalan di Sumatera Selatan pada karhutla 2015.
Sorot

Mama-mama Jambujop: Ketika El Nino Mengeringkan Soa Senayu

Pohon jambu mete menghasilkan biji berkualitas yang menjadi sumber penghidupan mama-mama. Namun, di kebun lain, nanas mengering, air pun menipis.


Sabtu, 24 Oktober 2026
Jambu mete dari Soa Senayu, Papua Selatan. Foto: Dok Kresensia Kurniawati
Sosok

Dunia Harus Pangkas Emisi 18% dalam Empat Tahun, Atau....

Target 1.5C sudah mustahil. Upaya ini penting agar krisis iklim dan dampaknya tidak jauh lebih buruk di masa depan.

Sabtu, 24 Oktober 2026
Ilustrasi gelombang panas ekstrem. Foto: iStock
Berita

Megamendung: Rest Area Burung Migran Koridor Pasifik dan Siberia

Konservasionis mendorong larangan berburu burung di Jawa Barat.

Sabtu, 24 Oktober 2026
Burung elang-alap cina (Accipiter soloensis), salah satu spesies burung migran yang singgah di Hutan Paseban, Megamendung, Bogor. Sumber: Komiu
Berita

Mengapa Taman Nasional Tanjung Puting Jadi Pabrik Asap?

Karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting diduga mencapai 130 ribu hektare. Pembakaran disinyalir akibat kelalaian pemerintah.

Jumat, 23 Oktober 2026
Relawan memadamkan api yang membara di dalam Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, pada 2026. Dok. Fajar Dewanto.
Berita