-
Sorot
Menagih Janji KUHP Baru: Menjerat Taipan Perusak Hutan Sumatra
Jumat, 23 Januari 2026
-
Rakyat Menunggu Hak dan Lingkungan Dipulihkan: Walhi Sumbar
Jumat, 23 Januari 2026
-
KPA: Sekarang Momentum Pemulihan Hak Rakyat atas Tanah
Jumat, 23 Januari 2026
-
KSPPM: Setop Izin Baru di Bekas Konsesi PT TPL
Jumat, 23 Januari 2026
Sabtu, 22 November 2025
1 Tahun Berkuasa, Prabowo Dianggap Sudah Represif-Otoriter
Selama 1 tahun Prabowo berkuasa, negara dinilai mengontrol penuh alokasi sumber daya strategis, memusatkan keputusan ekonomi pada birokrasi militeristik, dan meniada...
-
Perusahaan Jepang Didesak Setop Terima Pelet Hasil Deforestasi
Kamis, 30 Oktober 2025
-
Gudang Seiton, Penampung Kayu Deforestasi Kalimantan di Eropa
Rabu, 22 Oktober 2025
-
Sorot
Pulau Kecil: Banyak Aturan, Kurang Tindakan
Senin, 04 Agustus 2025
-
Morowali: Nikel Itu Fana, Jangan Abadi Sengsaranya
Rabu, 30 Juli 2025
-
Aksi Damai Tolak Tambang Besi Pulau Mangoli Berbuah Kekerasan
Aksi damai penolakan tambang di Pulau Mangoli di Kota Ternate, Maluku Utara, berbalas kekerasan dan intimidasi. Sebanyak 10 IUP tambang bijih besi bercokol di pulau ...
-
Bank BUMN Terdeteksi Danai Industri Baterai Kotor IMIP
Bank pelat merah jadi pemain kunci pendanaan proyek pemurnian nikel di proyek pemurnian nikel berteknologi High Pressure Acid Leaching (HPAL) di Morowali.
-
Jika Transisi Energi Mandek, Ketahanan Energi Terancam: IESR
Pemerintah harus mau menyingkirkan hambatan-hambatan pengembangan energi terbarukan, salah satunya subsidi energi fosil.
- Selengkapnya
-
PT Equator Musnahkan 2000-an Ha Rumah Orang Utan Kalimantan: CSO
Rentang 2024-November 2025 PT PT ESR menebang 2.868,57 hektar hutan di Kapuas Hulu, 66 persennya merupakan rumah orang utan kalimantan (Pongo pymaeus). Penebangan in...
-
TPL Terindikasi Lakukan Kejahatan Kehutanan Serius: Auriga
Auriga mendesak Kementerian Kehutanan menaikkan status perkara dugaan keterlibatan PT TPL dalam perusakan hutan di Sumatra Utara ke tahap penyidikan dan penyelidikan...
-
Perusahaan Tetap Bisa Dimintai Tanggung Jawab meski Izin Dicabut
Pada 2024, luas kawasan hutan yang rusak di konsesi dua perusahaan tersebut mencapai lebih dari 21 ribu hektare.
- Selengkapnya
-
30 Ribu Satwa Hidup Disita dalam Operasi Thunder 2025
Operasi oleh 134 negara ini memecahkan rekor jumlah penyitaan, termasuk puluhan ribu satwa dan tumbuhan yang dilindungi.
-
ITB dan BRIN Temukan 12 Spesies Tumbuhan Baru pada 2025
Salah satu spesies yang tumbuh di celah batuan granit telah dikategorikan berstatus Terancam Kritis akibat tekanan aktivitas pertambangan.
-
Empat Orangutan Indonesia Diselamatkan dari Thailand
Empat orangutan yang direpatriasi terdiri dari tiga orangutan sumatera (Pongo abelii) serta satu individu betina orangutan tapanuli (Pongo tapanuliensis).
- Selengkapnya
-
KSPPM: Setop Izin Baru di Bekas Konsesi PT TPL
Moratorium izin baru di bekas areal izin PT TPL ini penting untuk mencegah pengalihan penguasaan melalui izin baru yang berpotensi menyingkirkan masyarakat dari ruan...
-
KPA: Sekarang Momentum Pemulihan Hak Rakyat atas Tanah
Penertiban konsesi 28 perusahaan harus diikuti dengan pemulihan hak atas tanah petani, masyarakat adat, dan komunitas lokal yang tanahnya dirampas karena konflik agr...
-
Penerbitan HGU Food Estate Merauke Menuai Kecaman
Pelaksanaan food estate Merauke dinilai merampas hak masyarakat adat, menghancurkan kehidupan sosial budaya, merusak dan mengganggu keseimbangan ekosistem.
- Selengkapnya
-
Rakyat Menunggu Hak dan Lingkungan Dipulihkan: Walhi Sumbar
Pascapencabutan izin perusahaan yang diduga jadi penyebab bencana banjir di Sumbar akhir tahun lalu, negara harus kembali ke mandatnya, memulihkan hak-hak rakyat dan...
-
Pemerintah Harus Tagih Pemulihan Lingkungan: Masyarakat Sipil
Tidak cukup hanya mencabut izin perusahaan, sementara konflik, kerusakan lingkungan, dan dampak sosial di lapangan dibiarkan tanpa penyelesaian.
-
Audit dan Pemulihan Lingkungan Usai Pencabutan Izin 28 Perusahaan
Pencabutan izin 28 perusahaan penyumbang kerusakan lingkungan di lokasi banjir Sumatra hanya langkah awal. Pemerintah didesak terapkan sanksi pidana dan kewajiban pe...
- Selengkapnya
-
Skenario Bisnis di Balik RUU Iklim: Dari Bencana Jadi Komoditas
Draf RUU Pengelolaan Perubahan Iklim menunjukkan pergeseran paradigma yang fundamental, dari perlindungan lingkungan sebagai hak asasi manusia ke komoditas. Mengapa ...
-
Mengapa Masih Bertaruh pada Bahan Bakar Fosil
Bagaimana kebijakan energi Indonesia memilih bahan bakar fosil ketimbang masa depannya sendiri.
-
Analisis: Cara Selamat Pejuang Lingkungan dari KUHP Baru
Riset ini membedah anatomi ancaman hukum yang muncul dari KUHP Baru, sekaligus memberikan peta jalan operasional tentang bagaimana memanfaatkan mekanisme perlindunga...
- Selengkapnya
The Earth Belongs to the Youth
The Earth is changing. Yet, human behaviours remains unchanged. Who can solve all these problems?
Prof Haka Tutup Usia
Prof Haka dikenal sebagai akademisi yang memiliki keberpihakan besar pada lingkungan, sumber daya alam, masyarakat adat, dan anti korupsi




























